Home » All posts
Monday, September 17, 2012
9 Mitos “Malam Pertama” Yang Salah Kaprah
Malam pertama seringkali menjadi malam paling mendebarkan, terutama jika mendengar banyak pengalaman yang diceritakan teman atau keluarga. Eits, jangan takut dulu. Percaya deh, nggak semua mitos tentang malam pertama itu benar. Daripada kamu khawatir terlalu berlebihan, berikut akan dibahas mengenai mitos-mitos mengenai kebenaran mitos malam pertama.
Mitos 1 : Selalu menyakitkan
Duh, anggapan satu ini salah banget! Bercinta untuk pertama kali nggak selalu menyakitkan kok. Umumnya, cewek khawatir pada malam pertama karena takut Mrs. V mereka nggak bisa menampus Mr. P yangh berukuran besar ketika ereksi. Percaya deh Mrs. V cewek punya elastisitas alami yang bisa menyesuaikan Mr. P pasangan kamu asalkan kamu rileks.
Fyi, rasa sakit ketika bercinta biasanya terjadi lantaran secara seksual cewek belum siap dan Mrs. V masih terlalu kencang untuk menerima penetrasi. Nah, itulah pentingnya foreplay agar cewek dapat merasa lebih rileks dan bergairah sehingga Mrs. V menjadi bisa menerima penetrasi.
Mitos 2: Penentu Keberhasilan
Malam Pertama dianggap sebagai penentu keberhasilan berhubungan seks di malam berikutnya. Seringkali kegagalan di malam pertama menyebabkan kekuatiran akan gagal di malam berikutnya.
Jika pada malam pertama pasangan kamu merasakan sakit atau ejakulasi dini, maka ini akan terbayang di malam-malam berikutnya. Buang jauh-jauh bayangan negatif itu karena malam pertama bukanlah penentu keberhasilan hubungan seks di malam selanjutnya.
Mitos 3: Ejakulasi Dini selalu terjadi saat Malam Pertama
Ejakulasi dini adalah masalah seksual pria yang nggak selalu terjadi di malam pertama. Ejakulasi dini terjadi jika gairah seks terlalu tinggi dan sulit di kontrol.
Beberapa orang beranggapan bahwa ejakulasi dini biasa terjadi di malam pertama tetapi malam pertama bukan penyebab terjadinya ejakulasi dini.
Mitos 4: Sehebat adegan film biru
Jika kamu pernah melihat adegan seks yang hebat di beberapa film, terutama blue film. Jangan beranggapan bahwa bercinta di malam pertama akan sehebar adegan dalam film ‘panas’ itu.
Bahkan nggak dianjurkan menjadikan adegan film porno sebagai acuan keberhasilan hubungan seks, sebab di film tersebut nggak runut dan banyak terjadi pemotongan-pemotongan gambar.
Mitos 5: Mr. P besar, si dia puas
Mitos satu ini masih dipercaya oleh beberapa orang. Kekhawatiran para kaum Adam ini terjadi lantaran pemikiran awam mereka bahwa ukuran Mr. P bisa mempengaruhi kepuasan pasangannya.
Faktanya, pada dasarnya bukan ukuran Mr. P yang bisa memuaskan pasangan. Melainkan, kekerasan Mr. P itu sendiri. Bila Mr. P besar tetapi nggak bisa melakukan hubungan seks dengan baik, bukan tak mungkin justru ejakulasi dini terjadi.
Mitos 6: Selalu nikmat
Banyak orang beranggapan bahwa seks itu nikmat sehingga saat malam pertama pasti akan dilewati dengan perasaan yang bahagia.
Fakta menyebutkan, nggak sedikit pasangan yang merasa kecewa di malam pertama mereka. Keindahan seks yang mereka bayangkan dikarenakan ketidak pahaman terhadap seksualitas secara benar.
Mitos 7: Darah perawan
Darah perawan, adalah hal yang ditunggu-tunggu banyak cowok di malam pertama mereka. Bila pasangan nggak mengeluarkan darah dianggap nggak perawan lagi. Mitos ini sangat menyesatkan. Keperawanan nggak ada hubungannya darah yang keluar. Mitos ini membuat banyak cewek menjadi khawatir di malam pertamanya. mereka takut nggak mengeluarkan darah dan takut dianggap nggak perawan lagi.
Mitos 8: Bisa Menyobek selaput dara adalah tanda keberhasilan
Belum tentu selaput dara bisa sobek dimalam pertama. Menurut Nugroho, justru menyobek selaput dara saat malam pertama merupakan tanda terjadinya kegagalan respon seksual pada istri. Artinya, sebetulnya istri belum terangsang sempurna saat penetrasi terjadi.
Mitos 9: Harus minum obat kuat
Obatan dan ramuan untuk meningkatkan seksualitas sangat nggak direkomendasikan jika nggak diperlukan. Jika di malam pertama, suami sudah menggunakan obat-obatan ini maka bisa dipastikan kalau secara psikologis dia belum siap melakukan hubungan seks di malam pertama.
Cerita Dewasa - Mahasiswi Ng3ntot Sampai Langit Kenikmatan

Cerita Sex kali
ini berdasar kisah nyata seorang sahabat kami. Saya punya sahabat sebut
saja Oka ( nama samaran )asal Bali. Kami kuliah Surabaya. Pengalaman
ini terjadi saat kami mengawali kuliah dan bersama dalam satu kontrakan.
Suka duka kami lalui bersama sampai dalam hal pacaran pun kami saling
membantu dalam berbagai hal. Hingga suatu waktu Oka mendapatkan seorang
pujaan hati sebut saja Restu ( nama samaran juga), Restu setiap hari
diantar jemput kalau kuliah karena mereka satu kampus dan kebetulan
kontrakan Oka berdekatan dengan kost tempat tinggal Restu. Mereka berdua
bagaikan Romeo dan Juliet. Dimana ada Oka di situ ada Restu. Hubungan
mereka pun semakin akrab dan intim.
Suatu ketika, malam Minggu tepatnya Restu minta diantar ke tempat sahabatnya yang sedang merayakan ulang tahun. Acara sangat meriah sekali, hingga jam 12 Malam acara masih berlangsung. Tetapi Restu mengajak oka untuk pulang , karena waktu yang sudah kelewat malam. Sebenarnya Oka pun menolak karena begitu meriahnya pesta ulang tahun temannya Restu tersebut. Dan akhirnya Oka pun menyanggupi untuk segera mengantar pulang Restu, malam semakin larut dan udara dingin pun menyelimuti dan menghembus sepoi-sepoi dalam deru sepeda motor Varionya Oka, Sesampai di kost tempat Restu ternyata pintu gerbang Kosnya sudah dikunci, padahal Restu sudah pesan kepada Ibu kostnya agar pintu jangan dikunci!. Dan akhirnya Oka pun kasih solusi.
“Restu.. gimana kalau tidur saja di kontrakanku,� kata Oka.
Restu terdiam sejenak ( pura pura malu).
“Gimana ya.. aku kan enggak enak sama temen temanmu Oka,� jawab Restu.
“Itu bisa diatur, nanti yang penting kamu mau tidak, dari pada tidur di jalan,� kata Oka sambil senyum.
“Ayolah keburu dilihat orang kan nggak enak di jalanan seperti ini Res,� kata Oka.
Cerita Dewasa - Restu pun menyetujinya, mereka pun bergegas menuju kontrakan Oka... Sesampainya di rumah kontrakan tampak sunyi dan hanya hembusan angin malam karena sahabat-sahabat Oka pada malam mingguan dan tidak ada yang pulang di rumah kontrakan.
“Ayo masuk, kok diam saja,� kata Oka menyapa Restu.
“Sahabat-sahabatmu dimana Oka?� tanya Restu.
“Mereka kalau malam Minggu jarang tidur di rumah,� jawab Oka.
“Ooo gitu,� jawab Restu.
Akhirnya Restu dipersilakan istirahat di kamar Oka.
“Nan, selamat bobok ya..� kata Oka.
Restu pun tampak kelelahan dan tertidur pulas. Setengah jam kemudian Oka kembali ke kamarnya untuk melihat Restu dan sengaja kunci pintu kamar tidak diberikan kepada Restu, tapi betapa kagetnya Oka melihat Restu tidur hanya menggunakan BH dan celana dalam, karena saat itu posisi tubuh Restu miring hingga selimut yang menutupi tubuhnya bagian punggung tersingkap! Kontolnya oko pun seketika langsung ngaceng saat itu
Entah setan mana yang menyusup di benak Oka. Oka pun langsung mendekat ke arah Restu, dengan tenangnya Oka langsung mencium bibir Restu. Restu pun terbangun.
“Apa-apaan kamu Oka?� jawab Restu sambil menutupi tubuhnya dengan selimut.
Tanpa pikir panjang Oka langsung menarik selimut dan Oka pun langsung menindih Restu yang hanya mengenakan pakaian dalam saja. Restu meronta-ronta dan Oka pun tidak menggubris, ia berusaha melepas BH dan CD-nya. Tenaga Oka lebih kuat hingga akhirnya BH dan CD Restu terlepas dengan paksa oleh Oka. Nampak jelas buah dada Restu dan bulu lembut memeknya. Restu kelelahan tanpa daya dan hanya menangis memohon kepada Oka. Oka tetap melakukan aksinya dengan meraba dan mencium semua tubuh Restu tanpa terlewatkan. Restu terus memohon, Oka pun tak mengiraukannya.
Dan setelah puas menciumi memek Restu, Oka melakukan aksi lebih brutal. Ia mengangkat kedua kaki Restu di atas perut dan dengan cepat Oka mencoba memasukkan kontolnya ke dalam memek imout Restu.
Restu menjerit tertahan dan hanya isak tangis yang terdengar, “Kumohon Oka, hentikan!� seru Restu dalam isak tangisnya.
Dan kontol Oka masuk dalam memek Restu walaupun di awal masuknya cukup sulit.
Oka pun mulai menggoyang pinggulnya hingga kontolnya terkocok di dalam memek Restu. Darah segar pun keluar dari liang jinak Restu, ia pun terus memohon.
“uuuuuuuh.. uhhhhhhh.. hentikan Oka..!� desah Restu.
Tampak sekali wajah Restu menunjukkan kelelahan, dan sekarang hanya terdengar erangan kenikmatan di antara kedua insan ini.
“ooh.. ooooh.. ooooh..� Oka pun terus mengocok kontolnya dalam memek Restu dan beberapa saat kemudian terasa Oka akan mengeluarkan sperma, ia pun langsung mencabut dan mengocoknya dari luar dan.. “Croot.. Croot.. crottttt..� sperma Oka muncrat tepat di bibir dan sekitar wajah mulus si Restu.
Mereka kelelahan dan akhirnya tertidur.
Cerita Dewasa - Hari menjelang pagi saat itu jam menunjukkan pukul 07:30 pagi, Restu terbangun bersamaan dengan itu Oka juga terbangun. Oka melihat Restu yang sedang mengenakan BH dan CD.
“Antar aku pulang sekarang Oka..� kata Restu.
“Iya.. aku cuci muku dulu,� jawab Oka.
Oka pun mengantar Restu pulang ke kostnya.
Selang beberapa bulan hubungan mereka mulai retak, ada selentingan kabar kalau Oka mendekati cewek lain sebut saja Cristina, dan akhirnya Oka dan Restu resmi bubaran. Tapi reaksi Oka tidak sampai di situ, justru setelah putus dengan Restu ia gencar mendekati Cristina. Dengan berbagai cara dan upaya akhirnya Oka berhasil mendapatkan Cristina dan mereka resmi jadian. Sama seperti yang dilakukannya dulu, ia sering antar jemput kuliah Cristina dan kalaupun jemput Cristina biasanya tidak langsung pulang melainkan jalan-jalan kemana saja sambil cari makan tentunya. Sering pula Cristina diajak ke tempat kontrakan Oka lebih sering dibandingkan Restu pacar yang dulu.
Pagi itu kuliah jam ke-2 mereka satu ruangan tapi dosen tidak hadir jadi kosong, mereka berdua bergegas ke tempat Oka, sampai di kontrakan rumah sepi soalnya sahabat-sahabat ada yang ke kampus dan ada juga yang masih tidur. Mereka berdua langsung masuk kamar Oka, Cristina tiduran di ranjang sambil mendengarkan musik. Oka masuk membawakan kopi susu dan tanpa basa basi Oka membelai rambut Cristina dan Cristina pun bersandar dalam dekapan Oka. Oka langsung mencium bibir Cristina dan tangannya mulai masuk dalam baju street Cristina dan meremas-remas toked.
“Oka.. jangan dong..� desah Cristina.
“Enggak apa-apa, kan cuma dikit,� kata Oka, tapi Oka terus menyerang, ia melepas seluruh pakaian Cristina dan Cristina pun hanya diam tanpa perlawanan, dan jelas sudah seluruh tubuh Cristina yang kuning langsat dan toked lumayan montok.
Mereka mulai bergelut mencium dan meremas satu sama lain.
“Crist, blowjob dong kontokku!� kata Oka.
Dibimbingnya kepala Cristina menuju kemaluan Oka dan, “Em.. kemaluanmu besar juga Oka,� kata Cristina.
Oka hanya diam menikmati hisapan mulut Cristina. Oka pun langsung saja menjilati dan menghisap memek Cristina hingga mereka melakukan posisi 69.
Kemudian Oka duduk dengan kaki dijulurkan, ia minta Cristina duduk di atasnya layaknya seorang anak kecil. Tepat kontol Oka masuk dalam liang memek Cristina.
“Pelan-pelan Oka..� kata Cristina mendesah.
Cristina mulai menaik-turunkan pinggulnya dan kontolnya Oka masuk seluruhnya dalam memek merahnya Cristina.
“uuuuh.. ah.. .� desah Cristina sambil menggoyangkan pinggulnya seperti goyang dandut ngebor di tv tv.
Oka pun merespon gerakan tersebut. Dan mereka melakukan gerakan yang seirama, “Ah.. ah.. ah..� desah Cristina semakin keras.
“Aku nggak kuat Oka..� Oka hanya diam menikmati gerakan-gerakan yang dimainkan Cristina.
Dan akhirnya, “Ugh.. ugh.. ugh.. ahh..� desah Cristina yang tubuhnya mengelenjang sambil memeluk tubuh Oka.
Ternyata Cristina mencapai puncak kenikmatan. Dan Oka membalikkan tubuh Cristina tepat di bawah badannya, Oka mulai mengocok kontolnya yang belum lepas dari memek Cristina, dan “Ahk..� desah Oka dan beberapa saat kemudian Oka mencabut kontolnya dan meletakkan di bibir Cristina dan “Croot.. Croot.. Serr..� sperma Oka muncrat tepat di seluruh wajah Cristina. Mereka pun akhirnya berpelukan setelah mencapai kepuasan.
Cerita Dewasa - Semenjak kejadian itu mereka sering melakukannya di kontrakan Oka. Entah siang atau malam karena Cristina sering menginap dan tidur satu ranjang bersama Oka. Hubungan mereka semakin intim dan hanya bertahan selama 8 bulan. Hal itu disebabkan Restu mantan pacar yang dulu mengajak membina hubungan kembali. Oka akhirnya pisah dengan Cristina dan kembali lagi dengan Restu.
Suatu sore Restu datang ke kontrakan Oka, Restu langsung masuk menunggu di kamar Oka karena diminta sahabat-sahabat Oka.
“Oka baru mandi� kata salah seorang sahabatnya.
“Ooo,� jawab Restu, dan beberapa saat kemudian Oka masuk dan hanya mengenakan handuk dilingkarkan di pinggulnya.
“Sama siapa Res..� kata Oka.
“Sendiri,� jawab Restu sambil mendekat ke arah Oka.
Oka tanggap dengan situasi itu, ia langsung mencium bibir Restu dan melepas baju street warna biru muda yang dipakai Restu. Oka langsung mencopot BH dan menghisap puting susu Restu.
“Ah.. ah..� desah Restu.
Tangan Restu langsung meremas kontol Oka yang saat itu handuknya telah jatuh ke lantai. Oka mulai melapas celana panjang Restu serta CD-nya. Mereka bergumul di atas ranjang.
“Ah.. ah..� desah Restu yang semakin merasakan kenikmatan.
Oka mengangkat kaki kiri Restu kemudian dengan sergapnya Oka mulai memasukkan kontolnya ke dalam memek Restu sambil kaki kiri Restu tetap terangkat.
“Bleess, bleess..� kemaluan Oka masuk seluruhnya dalam memek, Oka suka dengan posisi seperti itu karena memek terasa sempit.
Oka mulai menggerakkan kemaluannya keluar-masuk.
“Ah.. ah.. ah..� erangan kenikmatan keluar dari bibir Restu, Oka pun merasakan kenikmatan pula.
“Ugh.. ugh..� desah Oka pelan. Beberapa saat kemudian Oka melepas kontolnya, Restu mulai menghisap dan menjilati kontol Oka sambil dikocok dengan jari-jemari lembut Restu.
“Kulum dong Res..� desah Oka. Restu turuti saja apa kemauan Oka.
Kemudian Oka kembali memasukkan kontolnya dalam memek Restu, “Bless..� langsung masuk dan Restu sempat menjerit tertahan karena menahan sakit.
Kemudian Oka mulai menggerakkan kontolnya, “Bleess.. bleess..� kemaluan Oka keluar-masuk.
Suatu ketika, malam Minggu tepatnya Restu minta diantar ke tempat sahabatnya yang sedang merayakan ulang tahun. Acara sangat meriah sekali, hingga jam 12 Malam acara masih berlangsung. Tetapi Restu mengajak oka untuk pulang , karena waktu yang sudah kelewat malam. Sebenarnya Oka pun menolak karena begitu meriahnya pesta ulang tahun temannya Restu tersebut. Dan akhirnya Oka pun menyanggupi untuk segera mengantar pulang Restu, malam semakin larut dan udara dingin pun menyelimuti dan menghembus sepoi-sepoi dalam deru sepeda motor Varionya Oka, Sesampai di kost tempat Restu ternyata pintu gerbang Kosnya sudah dikunci, padahal Restu sudah pesan kepada Ibu kostnya agar pintu jangan dikunci!. Dan akhirnya Oka pun kasih solusi.
“Restu.. gimana kalau tidur saja di kontrakanku,� kata Oka.
Restu terdiam sejenak ( pura pura malu).
“Gimana ya.. aku kan enggak enak sama temen temanmu Oka,� jawab Restu.
“Itu bisa diatur, nanti yang penting kamu mau tidak, dari pada tidur di jalan,� kata Oka sambil senyum.
“Ayolah keburu dilihat orang kan nggak enak di jalanan seperti ini Res,� kata Oka.
Cerita Dewasa - Restu pun menyetujinya, mereka pun bergegas menuju kontrakan Oka... Sesampainya di rumah kontrakan tampak sunyi dan hanya hembusan angin malam karena sahabat-sahabat Oka pada malam mingguan dan tidak ada yang pulang di rumah kontrakan.
“Ayo masuk, kok diam saja,� kata Oka menyapa Restu.
“Sahabat-sahabatmu dimana Oka?� tanya Restu.
“Mereka kalau malam Minggu jarang tidur di rumah,� jawab Oka.
“Ooo gitu,� jawab Restu.
Akhirnya Restu dipersilakan istirahat di kamar Oka.
“Nan, selamat bobok ya..� kata Oka.
Restu pun tampak kelelahan dan tertidur pulas. Setengah jam kemudian Oka kembali ke kamarnya untuk melihat Restu dan sengaja kunci pintu kamar tidak diberikan kepada Restu, tapi betapa kagetnya Oka melihat Restu tidur hanya menggunakan BH dan celana dalam, karena saat itu posisi tubuh Restu miring hingga selimut yang menutupi tubuhnya bagian punggung tersingkap! Kontolnya oko pun seketika langsung ngaceng saat itu
Entah setan mana yang menyusup di benak Oka. Oka pun langsung mendekat ke arah Restu, dengan tenangnya Oka langsung mencium bibir Restu. Restu pun terbangun.
“Apa-apaan kamu Oka?� jawab Restu sambil menutupi tubuhnya dengan selimut.
Tanpa pikir panjang Oka langsung menarik selimut dan Oka pun langsung menindih Restu yang hanya mengenakan pakaian dalam saja. Restu meronta-ronta dan Oka pun tidak menggubris, ia berusaha melepas BH dan CD-nya. Tenaga Oka lebih kuat hingga akhirnya BH dan CD Restu terlepas dengan paksa oleh Oka. Nampak jelas buah dada Restu dan bulu lembut memeknya. Restu kelelahan tanpa daya dan hanya menangis memohon kepada Oka. Oka tetap melakukan aksinya dengan meraba dan mencium semua tubuh Restu tanpa terlewatkan. Restu terus memohon, Oka pun tak mengiraukannya.
Dan setelah puas menciumi memek Restu, Oka melakukan aksi lebih brutal. Ia mengangkat kedua kaki Restu di atas perut dan dengan cepat Oka mencoba memasukkan kontolnya ke dalam memek imout Restu.
Restu menjerit tertahan dan hanya isak tangis yang terdengar, “Kumohon Oka, hentikan!� seru Restu dalam isak tangisnya.
Dan kontol Oka masuk dalam memek Restu walaupun di awal masuknya cukup sulit.
Oka pun mulai menggoyang pinggulnya hingga kontolnya terkocok di dalam memek Restu. Darah segar pun keluar dari liang jinak Restu, ia pun terus memohon.
“uuuuuuuh.. uhhhhhhh.. hentikan Oka..!� desah Restu.
Tampak sekali wajah Restu menunjukkan kelelahan, dan sekarang hanya terdengar erangan kenikmatan di antara kedua insan ini.
“ooh.. ooooh.. ooooh..� Oka pun terus mengocok kontolnya dalam memek Restu dan beberapa saat kemudian terasa Oka akan mengeluarkan sperma, ia pun langsung mencabut dan mengocoknya dari luar dan.. “Croot.. Croot.. crottttt..� sperma Oka muncrat tepat di bibir dan sekitar wajah mulus si Restu.
Mereka kelelahan dan akhirnya tertidur.
Cerita Dewasa - Hari menjelang pagi saat itu jam menunjukkan pukul 07:30 pagi, Restu terbangun bersamaan dengan itu Oka juga terbangun. Oka melihat Restu yang sedang mengenakan BH dan CD.
“Antar aku pulang sekarang Oka..� kata Restu.
“Iya.. aku cuci muku dulu,� jawab Oka.
Oka pun mengantar Restu pulang ke kostnya.
Selang beberapa bulan hubungan mereka mulai retak, ada selentingan kabar kalau Oka mendekati cewek lain sebut saja Cristina, dan akhirnya Oka dan Restu resmi bubaran. Tapi reaksi Oka tidak sampai di situ, justru setelah putus dengan Restu ia gencar mendekati Cristina. Dengan berbagai cara dan upaya akhirnya Oka berhasil mendapatkan Cristina dan mereka resmi jadian. Sama seperti yang dilakukannya dulu, ia sering antar jemput kuliah Cristina dan kalaupun jemput Cristina biasanya tidak langsung pulang melainkan jalan-jalan kemana saja sambil cari makan tentunya. Sering pula Cristina diajak ke tempat kontrakan Oka lebih sering dibandingkan Restu pacar yang dulu.
Pagi itu kuliah jam ke-2 mereka satu ruangan tapi dosen tidak hadir jadi kosong, mereka berdua bergegas ke tempat Oka, sampai di kontrakan rumah sepi soalnya sahabat-sahabat ada yang ke kampus dan ada juga yang masih tidur. Mereka berdua langsung masuk kamar Oka, Cristina tiduran di ranjang sambil mendengarkan musik. Oka masuk membawakan kopi susu dan tanpa basa basi Oka membelai rambut Cristina dan Cristina pun bersandar dalam dekapan Oka. Oka langsung mencium bibir Cristina dan tangannya mulai masuk dalam baju street Cristina dan meremas-remas toked.
“Oka.. jangan dong..� desah Cristina.
“Enggak apa-apa, kan cuma dikit,� kata Oka, tapi Oka terus menyerang, ia melepas seluruh pakaian Cristina dan Cristina pun hanya diam tanpa perlawanan, dan jelas sudah seluruh tubuh Cristina yang kuning langsat dan toked lumayan montok.
Mereka mulai bergelut mencium dan meremas satu sama lain.
“Crist, blowjob dong kontokku!� kata Oka.
Dibimbingnya kepala Cristina menuju kemaluan Oka dan, “Em.. kemaluanmu besar juga Oka,� kata Cristina.
Oka hanya diam menikmati hisapan mulut Cristina. Oka pun langsung saja menjilati dan menghisap memek Cristina hingga mereka melakukan posisi 69.
Kemudian Oka duduk dengan kaki dijulurkan, ia minta Cristina duduk di atasnya layaknya seorang anak kecil. Tepat kontol Oka masuk dalam liang memek Cristina.
“Pelan-pelan Oka..� kata Cristina mendesah.
Cristina mulai menaik-turunkan pinggulnya dan kontolnya Oka masuk seluruhnya dalam memek merahnya Cristina.
“uuuuh.. ah.. .� desah Cristina sambil menggoyangkan pinggulnya seperti goyang dandut ngebor di tv tv.
Oka pun merespon gerakan tersebut. Dan mereka melakukan gerakan yang seirama, “Ah.. ah.. ah..� desah Cristina semakin keras.
“Aku nggak kuat Oka..� Oka hanya diam menikmati gerakan-gerakan yang dimainkan Cristina.
Dan akhirnya, “Ugh.. ugh.. ugh.. ahh..� desah Cristina yang tubuhnya mengelenjang sambil memeluk tubuh Oka.
Ternyata Cristina mencapai puncak kenikmatan. Dan Oka membalikkan tubuh Cristina tepat di bawah badannya, Oka mulai mengocok kontolnya yang belum lepas dari memek Cristina, dan “Ahk..� desah Oka dan beberapa saat kemudian Oka mencabut kontolnya dan meletakkan di bibir Cristina dan “Croot.. Croot.. Serr..� sperma Oka muncrat tepat di seluruh wajah Cristina. Mereka pun akhirnya berpelukan setelah mencapai kepuasan.
Cerita Dewasa - Semenjak kejadian itu mereka sering melakukannya di kontrakan Oka. Entah siang atau malam karena Cristina sering menginap dan tidur satu ranjang bersama Oka. Hubungan mereka semakin intim dan hanya bertahan selama 8 bulan. Hal itu disebabkan Restu mantan pacar yang dulu mengajak membina hubungan kembali. Oka akhirnya pisah dengan Cristina dan kembali lagi dengan Restu.
Suatu sore Restu datang ke kontrakan Oka, Restu langsung masuk menunggu di kamar Oka karena diminta sahabat-sahabat Oka.
“Oka baru mandi� kata salah seorang sahabatnya.
“Ooo,� jawab Restu, dan beberapa saat kemudian Oka masuk dan hanya mengenakan handuk dilingkarkan di pinggulnya.
“Sama siapa Res..� kata Oka.
“Sendiri,� jawab Restu sambil mendekat ke arah Oka.
Oka tanggap dengan situasi itu, ia langsung mencium bibir Restu dan melepas baju street warna biru muda yang dipakai Restu. Oka langsung mencopot BH dan menghisap puting susu Restu.
“Ah.. ah..� desah Restu.
Tangan Restu langsung meremas kontol Oka yang saat itu handuknya telah jatuh ke lantai. Oka mulai melapas celana panjang Restu serta CD-nya. Mereka bergumul di atas ranjang.
“Ah.. ah..� desah Restu yang semakin merasakan kenikmatan.
Oka mengangkat kaki kiri Restu kemudian dengan sergapnya Oka mulai memasukkan kontolnya ke dalam memek Restu sambil kaki kiri Restu tetap terangkat.
“Bleess, bleess..� kemaluan Oka masuk seluruhnya dalam memek, Oka suka dengan posisi seperti itu karena memek terasa sempit.
Oka mulai menggerakkan kemaluannya keluar-masuk.
“Ah.. ah.. ah..� erangan kenikmatan keluar dari bibir Restu, Oka pun merasakan kenikmatan pula.
“Ugh.. ugh..� desah Oka pelan. Beberapa saat kemudian Oka melepas kontolnya, Restu mulai menghisap dan menjilati kontol Oka sambil dikocok dengan jari-jemari lembut Restu.
“Kulum dong Res..� desah Oka. Restu turuti saja apa kemauan Oka.
Kemudian Oka kembali memasukkan kontolnya dalam memek Restu, “Bless..� langsung masuk dan Restu sempat menjerit tertahan karena menahan sakit.
Kemudian Oka mulai menggerakkan kontolnya, “Bleess.. bleess..� kemaluan Oka keluar-masuk.
Cerita Dewasa - “Ah.. ah.. ugh..� tubuh Restu mulai bergetar dan mengelejang.
“Aku keluar Oka..� desah Restu tapi Oka masih mengocok kontolnya dalam memek Restu dan Restu hanya menahan.
Kedua tangannya mencengkeram kuat bibir tempat tidur sambil menahan gerakan yang Oka lakukan. Oka mulai bergetar, “Ugh..� desahnya.
“Di luar apa di dalam Res..� kata Oka pelan.
Restu hanya diam dan “Croot.. croot.. serr..� cairan sperma Oka keluar di dalam memek Restu.
Oka pun rebah sambil memeluk tubuh Restu yang hangat dan sudah lunglai.
Mereka tersenyum puas.
“Kamu pinter dech sekarang Res..� kata Oka.
“Pinter apa’an,� jawabnya.
“Pinter ngentotnya, belum lagi bulu memek kamu tambah lebat dan indah saja�
Restu hanya tersenyum saja sambil tangannya membelai batang Kontol Oka. Jam sudah menungjukan Setengah Delapan malam dan meraka pun memutuskan untuk mencari makan keluar dan bergegas mengunakan kembali pakaian mereka masing2 !
Cerita Dewasa - Diare Erotic
Cerita Dewasa - Kejadiannya
belum lama ini disalahsatu hari Jumat malam. Waktu itu gw lagi di X2
sama temen-temen kuliah. Saat itu jam udah nunjukin jam 12, emang siy
lagi seru-serunya. Tiba-tiba ada BBM masuk dan ternyata dari sepupu gw
yang bahenol. Namanya Fiona (nama samaran), umurnya lebih tua jauh dari
gw, doi udah umur 35 tahun, masih single dan pastinya udah engga perawan
lah hehehe…doi emang bahenol bgt yah, engga tinggi-tinggi amat sekitar
160an cm semok abis pantat nonggeng gitu. Gw selalu horny kalo liat dia
pake rok ketat, asli ngebayangin doggie style deh !
BBM itu bilang kalo dia lagi ada disalah satu club didaerah blok M, engga jauh dari hotel Ambara. Pertama dia nanya kalo gw ada dimana, apakah udah tidur atau belom. Setelah gw jawab, dia BBM lagi minta gw jemput karena agak tipsy dan kalo gw engga keberatan. Yah…tentulah engga keberatan apalagi denger kata tipsy, mendadak pikiran jorok gw timbul. Yah sud akhirnya gw pamit sama temen-temen gw dengan beribu-ribu alasan.
Cerita Dewasa - Singkat kata gw udah sampe distu, gw BBM doi bilangin kalo gw udah didepan. Terus dia bales dan suruh gw masuk aja. Lumayan rame juga tempatnya, dia sama temen-temennya udah dapet meja. Seperti biasalah cipika cipiki dulu, terus langsung disodorin gelas wine yg doi pegang. Doi malam ini pake t-shirt dan rok agak jeans mini. Gw dikenalin sama beberapa temennya, rata-rata diatas 30an tahun, sementara gw baru umur 20 thn, cuma menang bongsor sama rajin fitnes doang hihihi…gw liat doi masih asik ngobrol kiri kanan sementara gw diem aja dipojok sofa mereka. Sekali-sekali doi dateng, goyang-goyang depan gw sambil kasih minum gw lagi. eliatan kok dari goyangnya doi emang agak tipsy.
Engga lama beberapa temennya pamit pulang duluan, tinggal kita berempat (2 pasang tepatnya), gelas wine engga pernah kosong ditangan ci Fiona. Temen cewenya bilang kalo dia lagi bete banget sama pacarnya. Gw siy sebenarnya emang tau kalo ci Fiona ada cowonya, seorang duda. no wonder lah kalo dia minum cukup banyak malam ini. Makin lama goyangnya makin erotis, sementara temennya itu juga makin hot. Karena takut jatuh, gw sempet pegang pinggulnya, sekali-sekali gw peluk dari belakang. Leher gw dicium mesra pelan-pelan (mungkin dia pikir gw cowonya kali yah), sementara
gw kudu jaga jarak antara celana jeans gw sama rok dia. Gimana engga gw udah ngaceng keras banget gitu, kan malu juga kalo ketauan horny…
Singkat kata kita bubar bersama kira-kira waktu itu udah jam 1:30. Jalan kemobil aja sudah setengah gw papah, ci Fino jalannya udah engga bisa lurus, meskipun dia bilang dia kaga mabuk. Mobil langsung mengarah keapartement dia dibilangan Rasuna Said. Mau turunin dia dilobby yah engga mungkin banget, dan dia juga minta dianter keatas. Parkir basement, nunggu lift…sepi engga ada satpam, cuma gw liat ada kamera sekuriti aja, jadi gw berani action dulu hehehe masuk lift pencet lantai 23…muka dia udah nempel didada gw, tangan gw disuruh melukin pinggulnya dia. Yang agak aneh pas tangannya ngelus-ngelus dada gw, serasa gimana gituuu…tangan gw makin erat peluk pinggulnya.
Cerita Dewasa - Masuk kamar doi langsung kayak orang lemes gitu, gw peluk dari belakang sambil tangan gw melingkar diperut doi. Soal tongkol yang udah keras baget gw udah engga peduli, apalagi pantat doi udah ditempelin kearah celana gw. Kita terdiam beberapa saat sampe tiba-tiba dia balik badan dan elus pipi gw, “Please yah jgn pulang dulu, aku mau ganti baju dulu…kalo mau minum ambil sendiri aja.” Sementara dia ganti baju dikamar gw nebak-nebak apa yang akan terjadi selanjutnya dan apa yang mesti gw lakukan. Ruang tamu lampu belum nyala cuma lampu teras aja, jadi agak remang-remang. Gw denger kalo ada suara dikamar mandi, suara orang nyalain shower.
Engga lama kemudian dia keluar dengan pake kimono, sementara gw udah duduk manis lagi disofa. Dia bilang kalo ngantuk cuci muka aja dulu sambil dia mau ambil minum. Sebenernya gw tau kalo ini kode supaya gw cuci “barang”gw hehehe yah udah gw mah nurut aja deh. Kembali gw duduk manis disofa sementara dia didapur nyiapin minuman. Buset dah ternyata yang keluar 2 gelas wine lagi…ampuun deh kan gw engga kuat minum juga. Akhirnya kita bersulang, chit chat bentar ketawa ketiwi…gw ambil inisiatip pamit pulang karena emang udah jam 3 pagi.
Kita bersulang lagi ngabisin minuman, dia lemes gw peluk dari belakang…tangan dia mulai ngelus-ngelus leher gw…sementara pantatnya nempel pada tongkol keras gw…halah…gw jilat aja kupingnya. Dia kaget horny gitu langsung balik badan dan kita ciuman hot banget. Gw balik lagi badan dia, peluk dari belakang lagi sambil tangan gw tarik tali kimononya. Masih dari belakang tangan gw udah didalam leluasa mau kemana aja…doi udah moan kecil…dia udah engga pake bra, cuma celana dalem renda aja. Gw balikin badannya, kita french kiss lagi, gw lepasin kimononya…sementara tangan ci Fiona yang mungil udah ngelus-ngelus “junior” gw dari luar. Emang engga salah tebakan gw selama ini kalo ci Fiona ini toketnya bagus dan masih kenceng, kalo ukuran siy kira-kira 34C lah. Gw coba turuni CD nya sambil jarigw main divaginanya. Doi udah mulai basah dan tambah basah. Rintihan enak nan engga jelas keluar dari mulutnya. Gw dudukin dia disofa, sambil dia bantuin gw buka celana hehehe karena sambil duduk pas gw CD gw ditarik kebawah, si tongkol langsung loncat keluar nyaris kena jidat dia…tangannya yang mungil langsung mulai ngocokin gw, engga lama lidahnya juga mulai menari-nari dikepala si tongkol yang pink itu. Coba masukkin kemulutnya yang mungil, kasihan soalnya terlalu penuh mulutnya dengan tongkol gw.
Gw juga udah engga tahan…gw langsung aja jilmek dia…wooow…yang namanya bulu, tertata rapih alias di-trim…kaga pake banyak ngomong dah langsung jilmek abis-abisan…gw masukkin lidah gw as far as I can…doi udah engga karuan moaning ditahan takut kedengeran tetangga. Abis itu gw jilatin juga her pink nipples dengan toket yang putih. Engga lupa gw gesek-gesek si otong ke vagina doi yang udah basah banget. Akhir dia minta untuk mulai dimasukkin aja karena udah sampe ubun-ubun katanya. Gw coba arahin kemekinya…percobaan pertama gagal karena meleset…coba lagi gagal lagi…emang siy mekinya agak sempit. Pelan tapi pasti tangannya ngarahin kelubangnya…gw cuma bisikin kalo agak sakit pas masuk karena punya gw gede. Masuk dikit sedikit…dia meringis…gw coba goyang dulu…sampe akhirnya gw teken abis semuaaaa dan tangan gw digigit tahan sakit…
Gw coba goyang kiri kanan, dari yang mulainya pasif sekarang dia sudah mulai goyang juga…engga lama kemudian badan ci Fiona mulai mengejang tanda udah mau klimaks dan dia minta kalo gw tetep pompa aja jgn sampe diem (ini sebenernya lebih mengarah keperintah hahaha)…sampe akhirnya dia moaning panjang dan terasa banget kalo vagina nya menjepit tongkol gw didalem. Gw coba lepasin and kedengeran suara “plooop” hihihi tapi ci Fiona tersenyum genit minta masukin lagi…yah karena emang masih sekeras kayu, masukkin lagi aja…dia bisikin gw kalo lanjut dikamar aja…yah sud gw angkat badannya dengan posisi tongkol masih nancep didalem, gw gendong kekamar…sambil jalan doi ternyata suka banget gaya ini…gw hajaaaaar lagi sampe akhirnya dia orgasme lagi yang kedua…teutep dalam keadaan gendong masuk kamar. Gw rebahin dikasur, kita ciuman mesra lagi. Doi pamit kekamar mandi buat cuci…sementara gw baringan bentar. Engga pake lama tiba-tiba dia udah naik diatas gw…coba masukkin sendiri dan ternyata berhasil. Dia mulai goyang mulai dari pelan…terus cepet dikit…terus pelan lagi…sampe akhirnya dia keluar lagi sambil kita ciuman lagi.
Cerita Dewasa - Dia sempet protes kalo gw kok lama banget engga keluar-keluar. Gw coba ngeles aja sebisa mungkin sampe doi ambil inisiatip nungging…nah ini dia niy gaya favorit gw…dan tentunya liat pantat bulet putih bikin gw tambah super horny…timbul rasa iseng gw mukul pantatnta sama “pentungan” gw sampe keliatan agak merah pantatnya…gw coba mauskkin pelan-pelan tapi pasti…dari mulai pelan sampe high speed gw hajaaaar…sekali-sekali emang kerasa mentok punya gw didalem…ah sikat aja toh ci Fiona juga menikmati banget. Beberapa lama kemudian keliatannya kalo dia mau orgasme lagi, dan gw bilang juga kalo gw udah mau keluar…sambil mompa dia, gw dikasih kondom untuk pasang dulu…yah cuma butuh 3 detik kaleee tongkol gw udah didalem vagina dia lagi hahaha gw hajar aja terus sambil pegangin pinggulnya…dan bener engga lama lagi doi orgasme dan gw juga sampe puncak…croooot croot crottt…dia roboh kekasur sementara tongkol gw masih didalem…gw cabut pelan-pelan…dia balik badan sambil senyum puas, kita ciuman mesra…gw kasih liat kondom yang berisi sperma and dia kaget,”Gilaaaa banyak amat keluarnya…wah next time mesti coba keluar didalem tuh, pasti anget pula.” dia ketawa cekikikan sendiri, sementara gw malu-malu geto…
Gw masuk kamar mandi, cuci-cuci…pake baju, keluar liat ci Fiona masih lemes diranjang, dia bilang udah engga kuat jalan lagi karena abis kena rudal hihihi gw cium keningnya sambil pamit pulang, ciuman lagi…tutupin badannya dengan selimut dan gw pulang. Sebelumnya dia sempet pesen, kalo gw mau lagi, anytime, tinggal telepon or BBM aja hehehe begitupun kalo dia mau tinggal BBM gw aja…oh what a wonderfull nite !!!
BBM itu bilang kalo dia lagi ada disalah satu club didaerah blok M, engga jauh dari hotel Ambara. Pertama dia nanya kalo gw ada dimana, apakah udah tidur atau belom. Setelah gw jawab, dia BBM lagi minta gw jemput karena agak tipsy dan kalo gw engga keberatan. Yah…tentulah engga keberatan apalagi denger kata tipsy, mendadak pikiran jorok gw timbul. Yah sud akhirnya gw pamit sama temen-temen gw dengan beribu-ribu alasan.
Cerita Dewasa - Singkat kata gw udah sampe distu, gw BBM doi bilangin kalo gw udah didepan. Terus dia bales dan suruh gw masuk aja. Lumayan rame juga tempatnya, dia sama temen-temennya udah dapet meja. Seperti biasalah cipika cipiki dulu, terus langsung disodorin gelas wine yg doi pegang. Doi malam ini pake t-shirt dan rok agak jeans mini. Gw dikenalin sama beberapa temennya, rata-rata diatas 30an tahun, sementara gw baru umur 20 thn, cuma menang bongsor sama rajin fitnes doang hihihi…gw liat doi masih asik ngobrol kiri kanan sementara gw diem aja dipojok sofa mereka. Sekali-sekali doi dateng, goyang-goyang depan gw sambil kasih minum gw lagi. eliatan kok dari goyangnya doi emang agak tipsy.
Engga lama beberapa temennya pamit pulang duluan, tinggal kita berempat (2 pasang tepatnya), gelas wine engga pernah kosong ditangan ci Fiona. Temen cewenya bilang kalo dia lagi bete banget sama pacarnya. Gw siy sebenarnya emang tau kalo ci Fiona ada cowonya, seorang duda. no wonder lah kalo dia minum cukup banyak malam ini. Makin lama goyangnya makin erotis, sementara temennya itu juga makin hot. Karena takut jatuh, gw sempet pegang pinggulnya, sekali-sekali gw peluk dari belakang. Leher gw dicium mesra pelan-pelan (mungkin dia pikir gw cowonya kali yah), sementara
gw kudu jaga jarak antara celana jeans gw sama rok dia. Gimana engga gw udah ngaceng keras banget gitu, kan malu juga kalo ketauan horny…
Singkat kata kita bubar bersama kira-kira waktu itu udah jam 1:30. Jalan kemobil aja sudah setengah gw papah, ci Fino jalannya udah engga bisa lurus, meskipun dia bilang dia kaga mabuk. Mobil langsung mengarah keapartement dia dibilangan Rasuna Said. Mau turunin dia dilobby yah engga mungkin banget, dan dia juga minta dianter keatas. Parkir basement, nunggu lift…sepi engga ada satpam, cuma gw liat ada kamera sekuriti aja, jadi gw berani action dulu hehehe masuk lift pencet lantai 23…muka dia udah nempel didada gw, tangan gw disuruh melukin pinggulnya dia. Yang agak aneh pas tangannya ngelus-ngelus dada gw, serasa gimana gituuu…tangan gw makin erat peluk pinggulnya.
Cerita Dewasa - Masuk kamar doi langsung kayak orang lemes gitu, gw peluk dari belakang sambil tangan gw melingkar diperut doi. Soal tongkol yang udah keras baget gw udah engga peduli, apalagi pantat doi udah ditempelin kearah celana gw. Kita terdiam beberapa saat sampe tiba-tiba dia balik badan dan elus pipi gw, “Please yah jgn pulang dulu, aku mau ganti baju dulu…kalo mau minum ambil sendiri aja.” Sementara dia ganti baju dikamar gw nebak-nebak apa yang akan terjadi selanjutnya dan apa yang mesti gw lakukan. Ruang tamu lampu belum nyala cuma lampu teras aja, jadi agak remang-remang. Gw denger kalo ada suara dikamar mandi, suara orang nyalain shower.
Engga lama kemudian dia keluar dengan pake kimono, sementara gw udah duduk manis lagi disofa. Dia bilang kalo ngantuk cuci muka aja dulu sambil dia mau ambil minum. Sebenernya gw tau kalo ini kode supaya gw cuci “barang”gw hehehe yah udah gw mah nurut aja deh. Kembali gw duduk manis disofa sementara dia didapur nyiapin minuman. Buset dah ternyata yang keluar 2 gelas wine lagi…ampuun deh kan gw engga kuat minum juga. Akhirnya kita bersulang, chit chat bentar ketawa ketiwi…gw ambil inisiatip pamit pulang karena emang udah jam 3 pagi.
Kita bersulang lagi ngabisin minuman, dia lemes gw peluk dari belakang…tangan dia mulai ngelus-ngelus leher gw…sementara pantatnya nempel pada tongkol keras gw…halah…gw jilat aja kupingnya. Dia kaget horny gitu langsung balik badan dan kita ciuman hot banget. Gw balik lagi badan dia, peluk dari belakang lagi sambil tangan gw tarik tali kimononya. Masih dari belakang tangan gw udah didalam leluasa mau kemana aja…doi udah moan kecil…dia udah engga pake bra, cuma celana dalem renda aja. Gw balikin badannya, kita french kiss lagi, gw lepasin kimononya…sementara tangan ci Fiona yang mungil udah ngelus-ngelus “junior” gw dari luar. Emang engga salah tebakan gw selama ini kalo ci Fiona ini toketnya bagus dan masih kenceng, kalo ukuran siy kira-kira 34C lah. Gw coba turuni CD nya sambil jarigw main divaginanya. Doi udah mulai basah dan tambah basah. Rintihan enak nan engga jelas keluar dari mulutnya. Gw dudukin dia disofa, sambil dia bantuin gw buka celana hehehe karena sambil duduk pas gw CD gw ditarik kebawah, si tongkol langsung loncat keluar nyaris kena jidat dia…tangannya yang mungil langsung mulai ngocokin gw, engga lama lidahnya juga mulai menari-nari dikepala si tongkol yang pink itu. Coba masukkin kemulutnya yang mungil, kasihan soalnya terlalu penuh mulutnya dengan tongkol gw.
Gw juga udah engga tahan…gw langsung aja jilmek dia…wooow…yang namanya bulu, tertata rapih alias di-trim…kaga pake banyak ngomong dah langsung jilmek abis-abisan…gw masukkin lidah gw as far as I can…doi udah engga karuan moaning ditahan takut kedengeran tetangga. Abis itu gw jilatin juga her pink nipples dengan toket yang putih. Engga lupa gw gesek-gesek si otong ke vagina doi yang udah basah banget. Akhir dia minta untuk mulai dimasukkin aja karena udah sampe ubun-ubun katanya. Gw coba arahin kemekinya…percobaan pertama gagal karena meleset…coba lagi gagal lagi…emang siy mekinya agak sempit. Pelan tapi pasti tangannya ngarahin kelubangnya…gw cuma bisikin kalo agak sakit pas masuk karena punya gw gede. Masuk dikit sedikit…dia meringis…gw coba goyang dulu…sampe akhirnya gw teken abis semuaaaa dan tangan gw digigit tahan sakit…
Gw coba goyang kiri kanan, dari yang mulainya pasif sekarang dia sudah mulai goyang juga…engga lama kemudian badan ci Fiona mulai mengejang tanda udah mau klimaks dan dia minta kalo gw tetep pompa aja jgn sampe diem (ini sebenernya lebih mengarah keperintah hahaha)…sampe akhirnya dia moaning panjang dan terasa banget kalo vagina nya menjepit tongkol gw didalem. Gw coba lepasin and kedengeran suara “plooop” hihihi tapi ci Fiona tersenyum genit minta masukin lagi…yah karena emang masih sekeras kayu, masukkin lagi aja…dia bisikin gw kalo lanjut dikamar aja…yah sud gw angkat badannya dengan posisi tongkol masih nancep didalem, gw gendong kekamar…sambil jalan doi ternyata suka banget gaya ini…gw hajaaaaar lagi sampe akhirnya dia orgasme lagi yang kedua…teutep dalam keadaan gendong masuk kamar. Gw rebahin dikasur, kita ciuman mesra lagi. Doi pamit kekamar mandi buat cuci…sementara gw baringan bentar. Engga pake lama tiba-tiba dia udah naik diatas gw…coba masukkin sendiri dan ternyata berhasil. Dia mulai goyang mulai dari pelan…terus cepet dikit…terus pelan lagi…sampe akhirnya dia keluar lagi sambil kita ciuman lagi.
Cerita Dewasa - Dia sempet protes kalo gw kok lama banget engga keluar-keluar. Gw coba ngeles aja sebisa mungkin sampe doi ambil inisiatip nungging…nah ini dia niy gaya favorit gw…dan tentunya liat pantat bulet putih bikin gw tambah super horny…timbul rasa iseng gw mukul pantatnta sama “pentungan” gw sampe keliatan agak merah pantatnya…gw coba mauskkin pelan-pelan tapi pasti…dari mulai pelan sampe high speed gw hajaaaar…sekali-sekali emang kerasa mentok punya gw didalem…ah sikat aja toh ci Fiona juga menikmati banget. Beberapa lama kemudian keliatannya kalo dia mau orgasme lagi, dan gw bilang juga kalo gw udah mau keluar…sambil mompa dia, gw dikasih kondom untuk pasang dulu…yah cuma butuh 3 detik kaleee tongkol gw udah didalem vagina dia lagi hahaha gw hajar aja terus sambil pegangin pinggulnya…dan bener engga lama lagi doi orgasme dan gw juga sampe puncak…croooot croot crottt…dia roboh kekasur sementara tongkol gw masih didalem…gw cabut pelan-pelan…dia balik badan sambil senyum puas, kita ciuman mesra…gw kasih liat kondom yang berisi sperma and dia kaget,”Gilaaaa banyak amat keluarnya…wah next time mesti coba keluar didalem tuh, pasti anget pula.” dia ketawa cekikikan sendiri, sementara gw malu-malu geto…
Gw masuk kamar mandi, cuci-cuci…pake baju, keluar liat ci Fiona masih lemes diranjang, dia bilang udah engga kuat jalan lagi karena abis kena rudal hihihi gw cium keningnya sambil pamit pulang, ciuman lagi…tutupin badannya dengan selimut dan gw pulang. Sebelumnya dia sempet pesen, kalo gw mau lagi, anytime, tinggal telepon or BBM aja hehehe begitupun kalo dia mau tinggal BBM gw aja…oh what a wonderfull nite !!!
Cerita Dewasa - Ng3ntot M3m3k Nungging

Cerita Dewasa - Ok cerita
sex dewasa berikut ini dikirimkan oleh member baru disini dan baru
pertama kali menulis cerita sex, dia menceritakan kisah pribadinya yaitu
cerita sex ngentot dengan suamiku sendiri, berikut pengalamanku akan ku
ceritakan disini cerita sex ini bermula ketika papa pulang kerumah
waktu itu !waktu da berlalu aku duduk di sebelah papa nemenin papa yang
lagi baca cerita dewasa 17tahun keatas di blog ini. sambil papa baca
papa juga nakal manin payu dara aku dari luar yang sekarang terlihat
bertambah besar karena kreatifitas papa sambil ciuman ma aku dan mainin
lidah aku. aku juga gak maw kalah aku pun mainin mrP papa yang sudah
mulai mengerasdari tadi.kenakalan tangan papa mulai ngelunjak, papa
mulai mainin tangannya sambil mainin bibir vagina aku dari luar,, dan
aku juga megang2 penis papa dari luar,! "ah,,!!" aku mulai ngerasa
darahQ berdesir keatas kepala karena pijitan tangan papa di msV aku. dan
papa mulai memasukkan tangannya ke dalam celana dalam aku dan mulai
mainin vagina aku yang sudah mulai sedikit basah.
Dimulai dengan desahan kecil di telinga papa dan mulai menggelinjang karena papa mulai mainin klitoris aku yang sudah menyumbal,!! "dikulum ya ma,!!tanpa berfikir panjang aku mengulum mrP papa,! "ah... sshh..ahh.." naik turun aku mengulum penis papa yang sudah memerah. "ma ke kamar mandi bentar ya,,??!!!" rengek papa ma aku. dengar rengekan papa aku mengiyakan. tanpa berfikir panjang aku masuk kamar mandi dan memeluk papa sambil bibir kami bepagutan dan memainkan lidah. tanpa sadar papa sudah melepas celana aku dan aku terlihat setengah bugil, terlihat msV aku dengan ditumbuhi bulu2 semakin membuat papa asyik dan mulai mainin labio mayora aku yang mulai basah,,!! "Ugghh..Aacchh.. " desahan papa dan aku mulai memanas di kamar mandi aku yang bercampur syahwat kami berdua.papa mulai mengarahkan penisnya ke lubang vagina aku dari arah belakang dengan posisi doggystyle. sedkit susah tapi dengan bantuan tangan papa akhirnya masuk juga,, Aacchh.. Aacchh.. Aacchh.. cara ini mulai bikin papa mati gaya dan bernafsu. sampai akhirnya crot... crot... dan papa udahin,,!!
Cerita Dewasa - setelah jalan aku dan papa kecapekan dan duduk bersebelahan dengan aku menghisap tangan papa. tapi hisapan itu mungkin membawa papa ke syahwatnya. dan aku mulai dengan persenggamaan aku yang ke 2. aku baru kali ini ngerasain badan aku menggelinjang karena orgasme. karena tangan papa yang mainin klitoris aku dengan cepat. "achh...ach... pa gak kuat,,!!" dan aku mulai mengulum penis papa. terasa asin kenikmatan,. sambil aku mengocok dan mengulum paenis papa, papa juga mainin payu dara aku dan memijit klitoris aku.
Dan gak lama aku berciuman dan papa mulai mengarahkan penisnya di lobang surgawi aku,!! "ach,,, desahan papa semakin membuat aku menggelinjang karena goyangan pantat papa yang seirama dan cepat. karena itu membuat aku semakin bergairah. pantat aku dan papa mulai naik turun berirama. dan papa semakin bersemangat untuk memainkan rudalnya dengan cepat. "achh,,,ach,,,ocjhh,," semakin cepat dan crot crot papa mulai mengeluarkan spermanya diluar.papa memasukkan lagi dan aku menggoyangkan pantat aku,, karena dengan tongkol yang terbenam di vagina aku aku mendapatkan kenikmatan yang luar biasa,!! dan keluar lagi..!! " da ya!!?" papa minta udahan tapi dorngan aku dan syahwat aku melihat tongkol papa semakin dahsyat dan aku memeluk papa dengan nafsu dengan sedikit menggesekkan vagina aku di tongkol papa yang sudah lemas.
Cerita Dewasa - Tapi melihat aku yang masih pengen ngelanjuin, papa mulai berusaha menaikan kembali senjatanya dengan menggesekkan ke vagina aku dan tangannya mulai mainin klitoris aku. dan aku berusaha mengulum lagi dengan nafsunya,! berawal dari batang penisnya ampek telurnya aku lumat dan kulum dengan nafsu."aahh.. uhh.. mm.." masukkan lagi ya pa!!?? minta aku.!! dan ach,,!!! papa uda masukin tongkolnya yang mulai mendongak lagi,,!!dan apap mengarahkan mrP nya ke vagina aku dan "bles.." aku berusaha buat meredamkan penis papa semakin lama di vagina aku,,!! dan aku menahan papa untuk ngeluarin senjatanya dari sarungnya. dan "ach,,!!" aku mulai menggelinjang lagi,,!! papa mulai menggoyang dan menaik turunkan tongkolnya!!?? karena posisi tersebut membuat rudalnya semakin bergesekan dengan klitoris aku, sehingga hal itu membuat aku semakin terbakar birahinya.
Cerita Dewasa - uhhhhh lanjutttkann pa da biarin di daalam aja achh..." sambil aku menahan aku juga mulai menciumi badan dan bibir pApa. lama bgt aku meredamkan tongkol papa dan papa juga mengimbangi denag goyangan naik turun,,!! dan crot..crot...croott.. untuk sekian kalinya aku dan papa orgasme,!! dan aku mengakhiri persenggamaan kita dengan badan yang bercucuran keringat dan letih,,!!!dan makasih ya pa,,! tapi aku sedikit nyesel dan kecewa,,!!hihihi...sorry ya cerita sex ngentot dengan suamiku sendiri ini agak sedikit bikin pusing maklum baru pertama bikin cerita dewasa kerana terpengaruh dari situs cerita dewasa terbaik ini! salam kenal dari merry.
Cerita Dewasa - Nonton Film Bok3p M3rangsang Selinkuhin Tetangga
Cerita Dewasa - Aku memang memiliki hasrat seks yang luar biasa. Dan cerita panas kali ini akan menceritakan sepak terjangku menggauli istri orang dan masa laluku yang penuh denga euforia seks.
Kejadian ini sudah terjadi beberapa tahun yang lalu, Ketika aku baru beberapa bulan pindah ke sebuah perumahan yang masih sepi dari penghuni.
Kejadian ini sudah terjadi beberapa tahun yang lalu, Ketika aku baru beberapa bulan pindah ke sebuah perumahan yang masih sepi dari penghuni.
Jika malam itu adalah malam sial bagiku, mungkin benar… pasalnya siangnya Puspa istriku berangkat ke Semarang dijemput mas Tono kakak lelakinya, untuk menghadiri pernikahan sepupu mereka, sedangkan aku memang ga ikut karena ga mungkin meninggalkan tugas kantor yang memang sedang tinggi loadnya di akhir tahun ini… Yang pertama malam ini aku bakal kesepian di rumah, yang kedua baru tadi pagi menstruasi Puspa istriku berhenti, seharusnya malam ini aku dapat jatah setelah selama hampir seminggu kejantananku ga ketemu musuh … Makanya sepulang kantor aku mampir ke Glodok tempat yang memang sehari-hari aku lewati… kubeli beberapa filem bokep… pikirku lumayan untuk menghabiskan week end ini…. Menjelang memasuki gerbang perumahan yang masih sepi dari penghuni ini, hampir aku mengumpat keras, ketika ingat kalao DVD playerku masih berada di tukang service yang seharusnya sudah bisa diambil beberapa hari yang lalu dan sekarang, gila aja kalau aku harus putar balik menembus kemacetan Jakarta hanya untuk mengambil benda itu…. Aaaah… aku ingat mas Budhi satu-satunya tetangga terdekatku yang rumahnya bersebelahan dengan rumahku, aku bisa pinjam dia… kembali aku bernafas lega. Sehabis mandi, segera aku bertandang ke rumah sebelah, aku sempat heran, ga biasanya masih jam 20.30 ruang tamunya sudah gelap, padahal mobil Avanza hitam miliknya ada di rumah, berarti mas Budhi ada dirumah… simpulku sederhana…
“ Mas Budhii… maaas…” panggilku dari luar pagar, sesekali kuketok-ketokkan gembok ke pagar besi, sehingga terdengar suara besi beradu nyaring… Agak lama kulihat lampu ruang tamu menyala, tapi pintu tidak segera dibuka, kulihat tirai sedikit tersingkap dan ada yang mengintip dari dalam, tumben pake diintip segala…. Biasanya mas budhi langsung buka pintu.
“ Eeeiii… Bimooo… sorry ya…ayo masuk pagar ga dikunci kan..?” seru suara wanita yang sangat aku kenal, mbak Astrid istri mas Budhi keluar dari pintu dengan pakaian tidurnya dilapisi sweater
“ Lho mas Budhi mana mbak… sudah tidur..? waduu jadi ngganggu neeh..?” kataku agak kikuk ketika aku sudah duduk di ruang tamu itu mas Budhi ga muncul..
“ Mas Budhi sedang tugas ke Medan Bim… eh mau minum apa neeh..?” mbak Astrid wanita berwajah cantik ini menawarkan minum yang membuatku semakin jengah untuk duduk berlama-lama disitu, pasalnya mba Astrid dengan pakaian tidur yang tipis memperlihatkan bayangan celana G-String putihnya… aku yakin bagian atas jika tak tertutup sweater akan membayang BH nya… atau mungkin ga pake… yang aku tahu ibu ini buah dadanya sangat montok… Sebenarnya antara aku dan mbak Astrid sudah akrab sekali, bahkan kalo bercanda kadang-kadang agak seronok… tapi itu justru jika ada di depan mas Budhi atau ada Puspa istriku.. ketika berdua begini aku jadi kaya mati angin… sementara mba Astrid masih bersikap wajar…
“ Waah.. ga usah repot-repot mbak… aku hanya mau pinjem DVD player aja kalo bisa…” kataku dengan agak sungkan…
“ Ada kok Bim… bentar aku lepasin kabel-kabelnya yah… sendirian di rumah… mau nonton film jorok ya..?” Tebak mbak Astrid yang tengah berlutut di lantai mencabuti kabel DVD player yang berada dibawah kolong membelakangiku sehingga pantatnya yang montok itu ngepress di baju tidurnya yang tipis dengan celana G-String, terlihat pantat montok itu bagaikan tanpa celana…mau ga mau kejantananku yang sudah seminggu ga ketemu musuhnya merespon positif… mulai menggeliat bangun.
“ Waaah… eeehhh… anuu… buat nonton video pengantin temen yang baru diedit” jawabku sempat gagap…
“ Alllaaaaaa… ga usah ngelesslaaah… iya juga gapapa… udah gede ini…haa..haaa..” potong mbak Astrid sambil meletakkan benda elektronik tipis ini di meja… dengan posisi aga menunduk ini mataku menangkap dua gundukan montok putih mulus tanpa lapisan dari sela-sela sweaternya di dalam daster yang memang berleher rendah… dan mbak Astrid seolah ga merasa akan hal itu…
“ Haaa…haaa… mbak Astrid nuduh neeh… nonton bokep sendirian ga seru… kalo ditemenin mbak Astrid baru seruuu…” jawabku mulai terbawa gaya sembarangannya mbak Astrid…
“ Heeee..??? bener ya Bim..? seumur-umur aku belom pernah nonton bokep… soalnya mas Budhi ga pernah ngasih… kamu ada kan filemnya..?” cerocos mbak Astrid tanpa bisa kujawab… dan sebelum aku bisa jawab…
“ Ya udah sana kamu duluan aku ngunciin pintu sama matiin lampu dulu….” Tanpa menunggu jawabanku ibu muda ini sudah menghilang ke belakang…
Dengan gontai aku melangkah pulang sambil nenteng DVD player milik mba Astrid… pikiranku jadi kacau, karena mba Astrid kepengen ikut nonton bokep sama aku… Sampai dirumah sambil masangin kabel-kabel ke monitor aku bingung sendiri… aku bakal mati gaya, nonton bokep berduaan dengan istri orang… Lain semasa bujangan dulu, kalo nonton bokep justru cari pendamping yang bisa dijadikan pelampiasan… Lulu anak Fakultas Psikologi, pendampingku setia nonton bokep… ujung-ujungnya kami saling melampiaskan walaupun hanya sampe oral sex… Lulu ga mau aku setubuhi, katanya waktu itu dia masih perawan… Trus beberapa lagi Titiek, Anita, Mimi… kalo mereka bertiga memang sudah dapat predikat ayam kampus Bahkan pernah aku dikeroyok mereka bertiga semaleman…
Cerita Dewasa - “ Heeeiii aku datang…! ko malah ngelamun Bim…?” Suara mba Astrid membuyarkan lamunanku. Mba Astrid datang dengan membawa tentengan berupa beberapa minuman kaleng dan makanan kecil..
“ Busyeeet bekelnya banyak bener…? Mau sampe pagi…?” seruku untuk menetralisir kebingunganku… Waddduuu… aku pikir mba Astrid tadi berganti baju yang lebih pantas, ternyata masih menggunakan baju tidur yang sama… ini namanya sial atau keberuntungan siiih..???
“ Heh..? siapa tau sampe pagi…? Bim aslinya… sebelum kamu datang tadi aku di dalam rumah sendirian, tuh takut… tau ga siih..? sepi bangeeet… makanya aku bawa banyak bekel, ntar kita ngobrol aja sampe pagi… setuju..?” celoteh mba Astrid panjang lebar bener-bener ga berubah sikapnya, ada atau ga ada suaminya…
“ Sekarang mau nonton yang mana dulu..? silakan nyonya Astrid menentukan pilihan…” kataku sambil menyodorkan segepok piringan DVD lengkap dengan sampulnya…
Pilihan mba Astrid rupanya tepat, pilihan filmnya masih yang XX… jadi sewaktu nonton kami masih bisa sambil santai bercanda mengkomentari adegan demi adegan, walaupun 2 jam kemudian setelah film pertama selesai aku lihat wajah mba Astrid agak memerah dan sesekali merapatkan sweaternya seolah-olah menyembunyikan dadanya yang montok….
“ Mmm… apa sih yang dikuatirkan mas Budhi dengan aku nonton Bokep, kalo beginian sih ga begitu ngaruh aku rasa Bim…?” kata mba Astrid sedikit arogan.. sambil milih-milih lagi film yang akan ditonton berikutnya…
“ Yang bener aja deeeh Nyonya Astrid..?? kalo nontonnya sama suami orang..?” Jawabku menggodanya.. entah kenapa aku bisa menemukan panggilan Nyonya Astrid untuknya yang selama ini ga pernah muncul..
“ Haa… haaa… suami Puspa sih anak kemaren sore mana berani macem-macem..?” sahutnya setengah menantang dengan bibir manisnya dicibirkan padaku… Memang usia mba Astrid lebih tua 2-3 tahun dari aku, makanya sering ledekannya kepadaku selalu menyangkut umur dan apalagi memang wajahku kata orang adalah baby face, innocent… seandainya orang tau kelakuanku di jaman kuliah dulu… pernah kencan ranjang dengan dosen manajemen… pernah pacarin anaknya sekaligus nidurin mamanya… ibu kospun pernah aku embat… mungkin akan lain kesannya padaku dan kebetulan Puspa istriku aku dapatkan ketika aku sudah di Jakarta dan sama sekali tak tahu masa laluku yang brengsek…
“ Biim… iihh asyik banget tuh mereka yak..?” Gumam mba Astrid yang memang dasar mulutnya ga bisa diem… melihat adegan pose 69 kayanya heran banget…
“ Emang kamu belum pernah mba..?” sahutku polos…
“ Eeeh… enggak… no comment.. sssst diem aja ya sekarang..” kudengar mba Astrid menjawab gagap dan suaranya agak bergetar…. Benar saja suasana jadi hening, apalagi volume film memang kecil supaya ga kedengaran dari luar…. Tapi kini yang aku dengar adalah suara nafas mba Astrid yang tidak teratur, seolah-olah terengah-engah… sedangkan aku juga sudah terhanyut dengan adegan syuuur yang terpampang di monitor dan film kali ini adalah XXX… celana pendekku yang gombrong, di bagian selangkanganku sudah menggembung akibat batang kemaluanku sudah menegang kencang, makanya kutumpangkan bantalan kursi agar ga terlihat oleh mba Astrid… awalnya aku ga begitu memperhatikan mba Astrid, karena aku sangat terbawa oleh adegan dan wajah-wajah seksi di film itu… tapi beberapa kali kudengar mba Astrid menghela nafas panjangnya… dan beberapa kali merubah posisi duduknya, seolah gelisah… mulailah aku memperhatikan tingkah wanita yang menahan gejolak birahi…. kulihat sering nyonya muda ini meregangkan jari-jari tangannya…. dan kulihat wajah yang cantik berkulit putih ini makin memerah, seperti layaknya orang habis minum arak… Satu setengah jam berlalu… sesekali kulirik mba Astrid yang duduk di sebelahku persis… kegelisahannya kulihat semakin hebat… dan hilang sudah komentar-komentar konyolnya seperti pada film pertama… Pada suatu saat menjelang film ini selesai… mata kami bertemu pandang… kulihat sorot mata yang aneh dari mba Astrid… sementara kurasa matakupun sudah aneh juga… dimata mba Astrid..
“ Biiiiiimmmm….” Kudengar suaranya mendesah memanggil namaku.
Cerita Dewasa - “ Ya mbaa…” jawabku tak kalah lirih, dalam pandanganku saat itu yang dihadapanku bukanlah Astrid sebagai wanita yang sudah kukenal baik…tetapi Astrid sebagai wanita yang sangat menggairahkan sedang menggelar libidonya… entah siapa yang memulai… tahu-tahu tangan kami sudah saling menggenggam… kuremas lembut jari-jari halus mba Astrid. Mba Astrid menundukkan wajahnya ketika wajahku mendekat, kusibakkan rambut panjangnya yang jatuh menutup sebagian wajahnya… kembali dia mengangkat wajahnya dan wajah kami hampir tak berjarak, hembusan nafasnya terasa hangat dihidungku.. matanya menatapku penuh makna… Entah keberanian dari mana yang mendorongku mengulum bibir indah yang setengah terbuka milik mba Astrid… aah reaksi positif kudapatkan… kulumanku dibalasnya, sejenak bibir kami berpagutan mesra, sampe akhirnya dia melepaskan pagutan bibirnya dengan nafas terengah-engah.
“ Aaah Biimo… jangan… jangan diteruskan… bahaya…” katanya setengah berbisik sambil berusaha melepaskan rengkuhanku… tak akan kulepaskan nyonya cantik ini… kepalang tanggung..pikirku.
“ Kenapa mba..? apanya yang berbahaya..?” sahutku sekenanya sambil mendaratkan kecupan bibirku di lehernya yang jenjang… sejenak dia meronta-ronta kecil berusaha menghindari kenakalan bibirku pada leher mulusnya, sementara tanganku tengah meremasi kemontokan buah dada yang ternyata memang tak mengenakan bra… beberapa kali tangan halusnya menepiskan tanganku dari dadanya… tapi segera tanganku kembali ke tempat semula, sampai sesaat kemudian perlawanannya berhenti dengan sendirinya, berubah dengan desah nafas memburu dan geliatan tubuhnya… serangankupun kukendorkan.. kecupan bibirku kuperlembut demikian juga remasan tanganku berubah menjadi elusan lembut pada kulit payudaranya dan gelitikan mesra pada puting susunya yang sudah mengeras…
“ Bimo… ssss… aku ngga tahaaan..” bisiknya pendek, dekat sekali suara itu di telingaku… ooowww… daun telingaku dikulumnya… dijilatinya…
“ Ikuti aja mba… nikmati aja..” bisikku mesra sambil menarik tali daster yang tersimpul di pundaknya, sehingga memperlihatkan kesempurnaan bukit montok di dadanya.. begitu mulus dengan puting mungil mengeras berwarna merah kecoklatan… kudaratkan jilatan ujung lidahku pada benda itu, tubuh mba Astrid menggeliat sambil mendesah panjang…
“ Ssssssshhh… aaahh… Biimm..ooo.. aku.. takuut… mmmmmhh” Tak kupedulikan lagi kalimat-kalimat mba Astrid, karena nafsukupun sudah di ubun-ubun apalagi menghadapi kenyataan ternyata tubuh ibu muda ini memang tak layak untuk dilewatkan sesentipun… desah-desah resah berhamburan dari mulut mba Astrid, geliatan tubuhnya sudah menunjukkan kepasrahannya kepada birahinya sendiri… tangannya mulai melingkar di leherku, betapa rambutku digerumasinya, betapa kuatnya jari lentik mba Astrid mencengkeram kulit punggungku, manakala puting susunya kukulum dalam waktu yang lama….
“ Duuuh… ampuuunn…..” desahnya lirih, perutnya yang rata berkulit putih dihiasi lubang pusar berbentuk bagus ini menggeliat erotis, manakala bibirku mengecupinya… Tubuh atas mba Astrid sudah kutelanjangi, entah kemana daster dan sweaternya jatuh ketika kulempar tadi. Tubuhnya setengah rebah dengan kepala berada di sandaran tangan sofa, sementara kulihat tangannya meremasi payudaranya sendiri… Mba Astrid mengerang panjang dengan menggoyang-goyangkan kepalanya yang mendongak ketika lubang pusarnya kukorek-korek mesra dengan lidahku… tubuhnya menggeliat erotis sekali, rupanya disitu adalah salah satu daerah sensitifnya…
“ Owww… Biimmoo… jangaaan… aku ga mauu…” bisiknya sambil tangannya menahan daguku… ketika kukecupi gundukan kemaluannya dari balik celana G Stringnya yang sudah tampak bercak basah…
“ Kenapa mbak..?” tanyaku lembut..
“ Ssssshh… aku belum.. pernah… maluuu..” jawab mba Astrid, sambil berusaha menarik tubuhku ke atas… Busyeet jadi diapain aja tubuh indah ini sama mas Budhi..? Selanjutnya tanpa permisi celana G String itu kusingkap ke samping…. Fuuuiii..! sebuah gundukan kecil yang dibelah tengah dengan rambut kemaluan ga begitu lebat… sebuah bentuk luar kemaluan wanita yang masih orisinil… indah sekali belahan yang basah kulihat berdenyut-denyut… tak ayal lagi lidahku terjulur menyapu cairan yang membasahi belahan indah itu….
“Aaaaahhh… Biiiimmoooo… kamu bandeeelll…” Erang mba Astrid dengan tubuh semakin hebat menggeliat… sepasang kaki panjangnya semakin terkangkang lebar… kaki sebelah kiri terjuntai ke lantai yang beralaskan karpet tebal dan kaki sebelah kanannya ditumpangkan di atas sandaran sofa… setelah G Stringnya kutanggalkan. Rambutku habis diacak-acak tangannya yang gemas yang kadang mencengkeram erat kulit pundakku… hal ini membuat aku semakin kesetanan ditambah aroma vaginanya yang segar… bibirku menciumi bibir vaginanya selayaknya mencium bibir mulutnya dan lidahku menyelip-nyelip memasuki liang yang basah itu sampai sedalam-dalamnya…. sesekali kukulum clitoris mungil yang sudah mengeras…
“ Biiimmmmooo…. ampuuuunn… nikmaaaaat bangeeettt…” mba Astrid merintih-rintih dengan suara seperti orang mau menangis… pinggulnya bergerak-gerak merespon ulah lidah dan bibirku di selangkangannya…
“ Ooowwh… Biiimmm… sudaaaaahhhh aku ga tahaaaaan…” Suara mba Astrid semakin memilukan… Tiba-tiba tubuh mba Astrid bangkit dan mendorong lembut tubuhku yang tengah bersimpuh di karpet tebal kuikuti saja sehingga tubuhku telentang di karpet sedangkan tubuh mba Astrid mengikuti arah rebah tubuhku sehingga tubuhku kini ditindihnya…. payudaranya yang montok dan kenyal itu kini menempel ketat di dadaku… wajah kami begitu dekat dan wajah wanita yang tengah diamuk birahi memang akan semakin terlihat memikat, seperti wajah mba Astrid ini kulihat semakin mempesonaku…
“ Bimooo… ayo masukin yaaah..?” Desisnya dengan bibir indahnya kulihat gemetar…
Alis indah di wajah cantik mba Astrid mengerinyit dan matanya yang agak sipit semakin menyipit sayu…
“ Ouught… pelaaan Biiimm… ssssss… nyeriii…” keluhnya… sambil memepererat pelukannya… kurasakan liang sanggama ibu muda ini sempit sekali ketika palkonku berusaha menerobosnya… Tapi ibu muda ini sangat bersemangat untuk menuntaskan gairah binalnya… walaupun dengan ekspresi yang nampak kesulitan dan kesakitan…. diiringi geal-geol pinggulnya… akhirnya amblaslah seluruh batang kemaluanku tertanam di liang sanggamanya yang sempit..
“ Sssshhh… gilaaa… gede banget punya kamu… hhh… hhh… tunggu Biimm..” Tubuh sintal mba Astrid ambruk ke tubuhku ketika penetrasi itu berhasil… kudiamkan sejenak tubuh sintal itu diam tak bergerak di atas tubuhku dengan nafas memburu tak beraturan… besutan-besutan kecil kurasakan ketika mba Astrid mulai menggerakkan pinggulnya… dan gerakan itu semakin keras… dan besutan-besutan itu semakin nikmat kurasakan…. aku ga bisa menahan diri lagi untuk mengcounternya… aku mulai mengayun batang kemaluanku..
“ Biimmooo… oooohhh…sssshhhh” hanya itu desah-desah kalimat pendek yang sering terucap dari mulut mba Astrid yang dengan gemulai menarikan pinggulnya… diiringi erangan dan rintihan kami yang sangat ekspresif… sesekali bibir kami berpagutan liar… remasan gemas tanganku pada payudara montok yang terayun-ayun itu seakan tak mau lepas…
“ Biimm… Biimmoooo… ssssshh… aku hampiiirrr… ookkkhhh..” gerakan tubuh mba Astrid semakin tak beraturan… dan rasanya akupun ga perlu menahan bobolnya tanggul spermaku untuk lebih lama…
“ Tunggu mba..” desisku pendek.. dan bagaikan dikomandoin tubuh kami bisa serentak meregang dan aku terpaksa mengayunkan batang kemaluanku sehebat-hebatnya un tuk menghasilkan kenikmatanku secara maksimal…
“ Aaaaarrgh.. Biiiimmooo… aammmpuuuunn…” Tubuh mbak Astrid menggelepar hebat di atas tubuhku… betapa kejam kuku jarinya mencengkeram dadaku sebagai pelampiasan meledaknya puncak birahi betinanya….
Hening…. sesaat setelah terjadinya ledakan hebat… kulihat jarum jam didnding menunjukkan angka 11.30… tubuhku tetap rebah telentang… sedangkan tubuh mba Astrid tergolek disamping membelakangiku… Ketika deru nafas memburu kami mulai mereda… dan ketika keringat birahi kami mulai mengering…. kupeluk tubuh sintal mba Astrid dari belakang, tapi dengan lembut tanganku diangkat dan dipindahkan ke tubuhku sendiri… dan tubuh mbak Astrid beringsut menjauhiku… kudekati lagi tubuh itu dan kudaratkan kecupan di punggung berkulit mulus itu… kudengar isak tangisnya….
“ kenapa mba..?” tanyaku lembut… lama ga ada jawaban, isak tangis mba Astrid makin keras… kubelai lembut pundaknya.. tapi tanganku ditepisnya…
“ Bimo… aku sedih dengan kejadian ini… aku malu sama kamu.. dan aku merasa sudah melukai hati Puspa dan mas Budhi…” terdengar suara mba Astrid serak…
“ Malu kepadaku..? untuk apa malu…? justru aku merasa lebih dekat dan bahagia sama kamu mbak.. walaupun sebenarnya ga seharusnya dengan jalan seperti ini… selama kita bisa memposisikan masalah ini pada porsinya, kurasa mas Budhi ataupun Puspa ga akan merasa kita sakiti..” jawabku panjang lebar..
“ Aku takut mereka tahu apa yang telah kita lakukan..” sahut mba Astrid dengan suara yang semakin tenang…
Cerita Dewasa - “ Mereka ga akan tahu selama kita ga memberitahu… dan kondisi kita saat ini adalah seorang lelaki dan wanita yang punya keinginan yang harus terpenuhi saat ini juga… kita tidak bisa menghindari mbak..” sahutku lagi, sambil kutumpangkan tanganku dipinggul bulatnya… mba Astrid tak bereaksi walaupun masih mempunggungiku…
“Lebih tepatnya harus terpenuhi malam ini… bukan hanya sesaat…” sahut mba Astrid sambil membalikkan badannya, sehingga kembali payudara montoknya menempel di dadaku… matanya menatapku tajam penuh tantangan.. dan kini wajah sembab sehabis menangis ini tersenyum manis sekali…
“ sepanjang malam ini mba..?” tanyaku menegaskan, sambil kulingkarkan lenganku ke pinggangnya yang raping…
“ Yah… bukankah malam masih panjang Bim…?” bisiknya manja.. wajahnya ditengadahkan ke wajahku. Kupagut bibir bagus itu dan disambut dengan sangat bergairah…. Gairah liar birahi betina mba Astrid meletup dahsyat, aku benar-benar tak menyangka ibu muda yang kalem dan polos bisa berubah sedemikian agresip… Batang kemaluanku rupanya benar-benar membikin ibu muda ini gemas setengah mati… tak hentinya tangan berjari lentik ini mengocok dan meremas-remasnya..
“ Bimo aku pengen “ini” kamu..” bisiknya manja sambil meremas lebih keras saat mengucap kata “ini”…
“ Emang bisa..?” sahutku menggoda… wooww.. perutku digigit kecil mba Astrid dengan gemas…
“ Boleeeh enggaaa..?” rajuknya
“ Iyaaaa… habisiiin deeeh..” jawabku sambil kuremas pantat bulatnya… Awalnya kurasakan mba Astrid masih coba-coba… dengan sabar aku memberi arahan, karena beberapa kali palkonku terkena giginya… lumayan sakiit… Selanjutnya, tubuhku dibuat melintir dan menggeliat merasakan permainan lidah dan lembutnya bibir mba Astrid membasuk batang kemaluanku… kadang-kadang dengan nekadnya batang kemaluanku ditanamnya dalam-dalam sampai ujung kerongkongannya… sampai mba Astrid tersedak..
“ Eeeii.. jangan diabisin mbaa..” kataku lembut… melihat mba Astrid tersedak..
“ Abis gemeees aku Bim… punya kamu panjaaang bangeeet, gede lagi…” bisiknya manja, memberi alasan…
Akhirnya kami membuat posisi 69, mba Astrid menindihku dengan posisi mengangkangi wajahku… Kami sepakat dengan posisi ini sampai mencapai orgasme… kembali erangan dan rintihan kami bersahutan.. gerak tubuh kami sudah tak berirama, detik-detik akhir mba Astridpun kurasakan… beberapa kali kaki panjangnya meregang dan besotan mekinya di bibirku makin liar… aksi lidah dan bibirnya pada batang kemaluankupun makin liar, membuatku semakin mendekati titik kulminasi…
“ Eeeeeehhhkkk… Biiiimmmm… niiiikkkkmaaaattnyaaa…” rengek mba Astrid panjang, tubuhnya menggeliat hebat… kedua kakinya meregang.. besotan meki ke mulutkupun makin hebat… lidahku kujulurkan jauh kedalam liang becek yang kurasakan mengedut-ngedut…
“ Oooowww.. mbak akuu.. hampiiirr…” Desahku selang tak lama setelah palkonku kembali dihajar lidah dan mulut mba Astrid… busyeeet, bukannya melepaskan kuluman bibirnya di palkonku, mba Astrid malah memperhebat aksi mulut dan lidahnya ditambah kocokan tangannya pada batang kemaluanku… Apa dayaku… tak ampun lagi diiringi eranganku, tubuhku mengejang keras mengantarkan semprotan spermaku bertubi-tubi di dalam mulut mba Astrid yang makin lengket seperti lintah menempel di tubuhku… tak luput kantong pelerku diremas-remas lembut, seakan spermaku ingin diperas habis… setelah dirasa tetes terakhir… buru-buru mba Astrid bangun dari tubuhku dan menyambar botol aqua yang tadi dibawa dari rumah dan diteguknya sampai tandas…
“ Iiih… rasanya aneh… banyak banget, kentel lagi… kenyang deh aku Bim… tapi enaak kok, asin ada gurihnya..” komentar mba Astrid dengan pengalaman barunya… Kembali kami berbaring di karpet tebal merasakan lemasnya tubuh…
Setelah mengguyur tubuh dengan shower di kamar mandi kembali kami rebahan santai di karpet tebal di depan televisi, saat itulah mba Astrid menceritakan rahasia kehidupan ranjangnya dengan mas Budhi, yang monotone, mas Budhi terlalu polos dan lurus dalam soal sex.. sedikit-sedikit takut dosa. Dalam hal kepuasan sex sebenernya mba Astrid tidak merasa kekurangan, karena selain mas Budhi memang punya stamina tubuh yang bagus dengan hidup sehatnya, di sisi lain memang mba Astrid adalah type wanita yang gampang tersulut gairah seksualnya dan dengan cepat mencapai puncak orgasme…
“ Pernah hari Minggu pagi aku liat mas Budhi sedang nyuci mobil dengan kaos yang basah, sehingga nempel dibadannya yang atletis… seeerrrr… langsung.. basah juga deh CD ku… dan langsung kutarik mas budhi kekamar dan aku telanjangi…. haa.. haaa.. dapet dua kali…” tutur mba Astrid sambil menyuapi aku dengan anggur yang dibawanya tadi… Kembali kami nonton bokep yang belum kami tonton… belum seperempat jam Asia Carrera beraksi…
“ Biiiimmm… nggaaa tahaaan neeh… keburu pagi…” Desah mba Astrid manja dengan nafas yang sudah ngos-ngosan… apalagi dengan membengkaknya batang kemaluanku yang dari tadi ga lepas dari genggamannya.
“ Mba Astrid pingin diapain..?” bisikku sambil kudaratkan kecupan di lehernya
“ Pingin kaya di film itu…” jawabnya manja… tanpa disuruh mba Astrid menelungkupkan tubuhnya di sofa dengan kaki berlutut di karpet agak mengangkang… kuminta pantatnya ditunggingkan sehingga gundukan bukit kemaluannya mengarah keluar… mba Astrid kembali mengerang gemas ketika palkonku mulai merentangkan otot liang sanggamanya… ketika pantat montok itu mulai menggeol gemulai dan ketika batang kemaluanku mulai memompa… mulailah kuda jantan dan kuda betina ini berpacu birahi… Aku membuktikan mba Astrid memang wanita yang cepat mencapai orgasme dan cepat kembali berkobar birahinya… dan mba Astrid menghendaki berganti posisi setelah dia mencapai orgasme… saking seringnya dia mencapai orgasme… hampir-hampir kami kehabisan posisi dan di setiap posisi mba Astrid mengaku bisa mencapai orgasme dengan kenikmatan yang maksimal… Ketika pada orgasme mba Astrid yang kelima, aku juga merasakan orgasmeku hampir sampai… mba Astrid menyadari itu…
“ Biimm… tumpahkan dimulutku sayaaang… aku suka peju kentel kamu…” rengeknya disela-sela nafas kuda betinanya… dan dengan bernafsu sekali mba Astrid menyambut semburan demi semburan sperma kentalku dengan mulut terbuka lebar dan lidah yang menggapai-gapai… Tubuh mba Astrid kembali rebah telentang di karpet setelah menenggak setengah botol aqua… rambutnya yang panjang tampak kusut dan basah oleh keringatnya, tubuhnya yang berkulit putih juga tampak berkilat basah oleh keringat… terlihat sinar matanya yang kecapekan dan wajah agak memucat… Ketika aku keluar dari kamar mandi setelah kembali mengguyur tubuhku dengan shower, kulihat mba Astrid tertidur pulas dengan bibir tersenyum… kulihat jam menunjukkan jam 03.45… kurebahkan tubuhku disisinya… kubelai lembut rambutnya yang masih basah oleh keringat birahi… kukecup keningnya yang sedikit nonong… kuamati tubuh telanjang ibu muda ini, sebuah struktur yang sempurna… wajahnya berbentuk oval, bibir berbentuk bagus, hidung mancung berbentuk ramping, mata agak sipit tapi memanjang dengan kelopak besar… bulu mata yang lentik dan panjang… alisnya seperti di gambar… postur tubuhnyapun proporsional antara tinggi dan beratnya… sekitar 165 – 170 cm… buah dadanya yang montok kutaksir cup branya B…. memang masih kenyal menggemaskan dengan puting susu bak perawan, mencuat mungil ke depan, berwarna merah kecoklatan…
perutnya yang rata dengan lubang pusar berbentuk indah… pinggang ramping menyambung dengan pinggul yang padat ditopang sepasang kaki yang panjang berbentuk atletis…. Rupanya aku tak dapat menahan kantukku… Aku membuka mata kulihat mbak Astrid bersimpuh di sebelah tubuhku, dengan pakaian sudah lengkap membalut tubuhnya, rupanya dia yang membangunkanku kulihat jam dinding menunjukkan pukul 05.15…
“Biim, aku pulang dulu yaa..?” kata mbak Astrid, wajahnya sudah segar, rupanya sempat mencuci mukanya sebelum membangunkanku…
“ Eeeh… buru-buru sih..? kan masih pagi… “ jawabku sambil menarik pinggangnya…
“ Bimo kamu gila… liat tuh udah terang…” protesnya ketika tubuhnya menindih tubuhku akibat tarikan tanganku dan aku memang gha peduli karena seperti biasa kalo pagi hari, batang kemaluanku pasti ikut menggeliat bangun saat aku bangun…. kembali kugumuli tubuh indah yang kini sudah berdaster lengkap dengan sweaternya….
“ Aaaahhh Bimmooo… ga mauuk… bauuuk ga enak..” protesnya manja tapi tidak menolak bahkan kudengar desisan panjang ketika batang kemaluanku kembali menggelosor memasuki tubuhnya…
“ Biiimmo… asli aku ga mampu menolak yang begini iniii ooohhkk…” desisnya gemas merasakan pompaan batang kemaluanku ke liang sanggamanya yang sempit…
“ Ayyuu Biiimmm… keburu mbak Suti dateng…” bisik mbak Astrid di deket telingaku, setelah orgasmenya yang kedua, mbak Suti adalah tukang cuci yang tiap pagi datang ke rumahnya….
“Owwkk.. Biiimmm… giiilllaa kamuuu… aku berasaa lagiii…” rengek mbak Astrid lirih.. kurasakan tubuhnya mulai menegang…
“ Mmmhh… tuungguuu mbaakk..” Kupergencar pompaanku… tubuh mbak Astrid makin kuat menegang.. memperkuat pelukan dan cengkeramannya di tubuhku…
“ Oooowww… nggaaaaa tahaaaan Biiiimmm…!” teriakan keras mba Astrid menghantarkan geleparan tubuhnya yang tak terkontrol hal ini ternyata mendorong dengan cepat semburatnya spermaku kembali memenuhi liang sanggama mba Astrid…. Kembali kami terkapar di atas karpet… kali ini mbak Astrid ngga lagi telanjang… hanya dasternya aja tersingkap sampai ke perut… Setelah nafsnya kembali teratur mbak Astrid beringsut bangkit sambil memungut celana G Stringnya dimasukkan ke kantong dasternya…
Cerita Dewasa - “ Udah ya Bim… makasih banget untuk malam panjang ini… aku ga akan melupakan malam indah sama kamu ini, tapi aku berharap cukup sekali ini saja… jangan sampai kita ulang ya Biim… janji ya..?” kata mbak Astrid sendu… akupun mengangguk saja, ngga ada kalimat yang mampu terucap dari mulutku… Kuantar mbak Astrid sampai pintu ruang tamu, karena aku masih telanjang bulat… Nggak sampai setengah menit mba Astrid menutup pintu rumahnya, kulihat dari balik kaca jendela mba Suti tukang cuci itu datang…
Memang kejadian itu ga terulang lagi sampai saat ini dan hubungan keluarga kami tetap seperti sediakala sampai akhirnya mba Astrid dan Puspa istriku melahirkan anak dengan waktu hampir bersamaan, tapi kejadian semalam itu rupanya benar-benar menjadi ikon yang hidup di hati aku dan mbak Astrid… beberapa kali kami melakukan phone sex setiap kali mbak Astrid curhat tentang kehidupan seksnya yang tetap monotone… hanya sebatas itu…




















